Seorang anak berusia 12 tahun bertanya pada ibunya.
"Mah, di hari ulang tahunku yang ke 17 nanti, apa yang akan mamah berikan?"
"Mah, di hari ulang tahunku yang ke 17 nanti, apa yang akan mamah berikan?"
ibunya yang belum dapat menjawab, akhirnya berkata.
"Nak, itu kan masih lama".
"Nak, itu kan masih lama".
Haripun berlalu, si anak kini telah tumbuh dewasa. Hingga pada suatu hari ketika si anak berusia 16 tahun, ia mengalami kecelakaan.
Ibunya yang shock, lantas bergegas pergi ke rumah sakit. Di sana, seorang dokter lalu berkata, "Maaf bu, saya tidak yakin putra anda dapat bertahan. Jantungnya terluka dan sangat kecil kemungkinannya untuk dapat bertahan".
Mendengar itu, sang ibu segera menghampiri putranya.
Mendengar itu, sang ibu segera menghampiri putranya.
Anaknya yang terbaring lemas, kemudian berkata, "Apakah dokter tadi memberitahu ibu bahwa aku akan segera mati?".
Ibunya tak kuasa membendung air matanya... Kemudian ia menangis sambil menggenggam tangan putranya....
* * *
waktupun berlalu, sang anak yang ketika itu sekaratpun, akhirnya sembuh tepat di hari ulang tahunnya yang ke-17. Ketika ia tiba di rumah, dia mendapati secarik kertas di atas tempat tidurnya.
Dengan perlahan iapun membacanya.
Dlm surat itu tertulis..
Dlm surat itu tertulis..
"Nak, ibu senang jika pada akhirnya kamu dapat membaca surat ini. karena dengan begitu ibu dapat memastikan bahwa kamu baik-baik saja.
Kamu masih ingat tidak, hari dimana kamu bertanya apa yang akan ibu berikan di hari ulang tahunmu yg ke-17?. Mungkin ketika itu ibu belum dapat menjawabnya.
Tapi pada akhirnya, ibu bahagia karena dapat memberikan hadiah yang tak ternilai..
Ibu menitipkan jantung ibu padamu.. Jagalah itu nak, selamat ulang tahun."
Kamu masih ingat tidak, hari dimana kamu bertanya apa yang akan ibu berikan di hari ulang tahunmu yg ke-17?. Mungkin ketika itu ibu belum dapat menjawabnya.
Tapi pada akhirnya, ibu bahagia karena dapat memberikan hadiah yang tak ternilai..
Ibu menitipkan jantung ibu padamu.. Jagalah itu nak, selamat ulang tahun."
ibunya telah meninggal dunia, karena
lebih memilih mendonorkan jantungnya untuk menyelamatkan putranya.
lebih memilih mendonorkan jantungnya untuk menyelamatkan putranya.
Tidak ada yang lebih besar daripada kasih sayang seorang ibu .
I love you mom.......
![]() |
| I Love U Mom |

No comments:
Post a Comment